Chika's story

Chika's story

Minggu, 27 Juli 2014

Malam takbiran yang berbeda.

Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar
Lailahailallahu Allahu Akbar
Allahu Akbar Walillah Ilham
Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar
Lailahailallahu Allahu Akbar
Allahu Akbar Walillah Ilham
Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar
Lailahailallahu Allahu Akbar
Allahu Akbar Walillah Ilham

Takbir tak kan berhenti berkumandang menyambut hari kemenangan.
Semua umat islam di dunia menyambut dengan cara mereka masing masing.
ada yang berkumpul bersama keluarga besar,
ada yang bermain kembang api bersama sanak saudara.
ada yang menghabiskan malam takbiran ini dengan mendekatkan diri kepada Allah.
banyak yang dilakukan umat islam didunia untuk mengakhiri bulan penuh berkah ini dan menyambut hari kemenangan.
Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar..
Allah Maha Besar Allah Maha Besar Allah Maha Besar..
setiap jalan, setiap telinga ini mendengar,takkan pernah berhenti suara takbir yang sungguh terdengar merdu.
takbir yang terdengar haru, seruan takbir yang terdengar sungguh khusyu,
Ya Allah, begitu nikmat panjang umur yang engkau beri untukku,
begitu banyak nikmat sehat yang kau beri dan kau jaga untukku.,
tapi kini terasa sangat berbeda,
setahun yang lalu, aku selalu menunggu nunggu saat saat masuk sekolah dan upacara pagi.
bukan hanya aku, tapi demikian dengan teman temanku yang lain.
setahun yang lalu juga, saat malam dan saat takbir berkumandang, aku tak lepas dari telephone genggam ku untuk terus mengabari kedua angkatan ku paskibra SMAN 4 Tambun Selatan. kami selalu tak lepas dari komunikasi membahas acara yang akan kita buat.
setahun yang lalu pun aku masih sering bertukar tukar fikiran dengan teman temanku disekolah.
sungguh ini adalah malam yang sangat berbeda dan belum pernah aku merasakan malam seperti ini.
kini, aku sudah lulus dari bangku SMA.aku sudah bukan anak remaja tapi aku sudah beranjak dewasa, menjadi manusia yang semakin besar tanggung jawabnya, aku menjadi lebih mandiri, dan otakku terus berfikir bagaimana caranya aku bisa membahagiakan kedua orang tuaku dan membuat mereka bangga dengan apa yang telah aku lakukan dan aku dapatkan kelak.
aku pun menyadari, masa masa bermain dan menghabiskan waktu ku seharian bersama teman teman memang sudah habis.
aku juga menyadari, masa masa aku menuntut kedua orangtuaku untuk membelikan apa yang aku mau sudah tidak mungkin lagi terjadi.
dan aku pun menyadari, masa masa dimana aku menjadi anak SMA yang nakal dan penuh dengan rasa ingin tau sudah tidak mungkin aku alami lagi.
aku sudah tumbuh menjadi orang dewasa, yang harus selalu berintropeksi juga bercermin untuk setiap tindakan yang akan dan telah aku lakukan.

sampai jumpa teman,
sampai bertemu dimana kita sudah samasama berhasil dan menemukan kebahagiaan sesungguhnya.
terus berjuang dan kejar cita cita. percaya dan yakin,
Allah selalu bersama orang orang yang selalu mengingatnya.

chika ziya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kisah Kasih

hidup dengan bahasa

aku belajar, untuk mengetahui apa yang belum pernah aku pelajari dan aku ketahui. aku bertanya, tentang apa yang tidak pernah aku tanyakan ...